contoh Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum

 

Dinas Pekerjaan Umum merupakan unsur pelaksana tugas Pemerintah Daerah di bidang pekerjaan umum yang dipimpin oleh Kepala yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dasar hukum organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo adalah Perda No 3 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah dan Perbup No 66 Tahun 2008 Tentang Uraian Tugas Pada Unsur Organisasi Terendah Pekerjaan Umum.

Dinas Pekerjaan Umum mempunyai fungsi penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan dibidang pekerjaan umum. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dalam Perda No 3 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah, Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas :

a.       Menyelenggarakan kegiatan di Bidang Bina Marga;

b.      Menyelenggarakan kegiatan di Bidang Cipta Karya;

c.       Menyelenggarakan kegiatan di Bidang Teknis Tata Ruang;

d.      Menyelenggarakan kegiatan di Bidang Pengairan ; dan

e.       Melaksanakan kegiatan Ketatausahaan.

Adapun secara lebih terperinci, Jabatan Struktural pada Organisasi Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo adalah sebagai berikut :

a.       Kepala Dinas (Eselon II).

b.       Sekretaris (Eselon III)

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (eselon IV);

Sub Bagian Perencanaan  (eselon IV);

Sub Bagian Keuangan  (eselon IV).

c.       Kepala Bidang Bina Marga (Eselon III)

Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan  (eselon IV);

Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan  (eselon IV);

Seksi Pemeliharaan Jalan  (eselon IV).

d.      Kepala Bidang Cipta Karya (Eselon III)

Seksi Gedung dan Umum  (eselon IV);

Seksi Perumahan dan Permukiman  (eselon IV);

Seksi Penyehatan Lingkungan  (eselon IV).

e.       Kepala Bidang Tehnis Tata Ruang (Eselon III)

Seksi Perencanaan Tata Ruang  (eselon IV);

Seksi Pengendalian Tata Ruang (eselon IV)

f.        Kepala Bidang Pengairan (Eselon III)

Seksi Perencanaan dan Pembangunan (eselon IV);

Seksi Operasi dan Pemeliharaan (eselon IV);

Seksi Bina Manfaat  (eselon IV).

g.       Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium Konstruksi  (eselon IV); dan

h.         Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan dan Pertamanan  (eselon IV)

 

1.      Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas

Dinas Pekerjaan Umum mempunyai fungsi penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah dan tugas pembantuan di Bidang pekerjaan umum

 Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas :

a.       menyelenggarakan kegiatan di Bidang Bina Marga;

b.      menyelenggarakan kegiatan di Bidang Cipta Karya;

c.       menyelenggarakan kegiatan di Bidang Teknis Tata Ruang;

d.      menyelenggarakan kegiatan di Bidang Pengairan ; dan

e.       melaksanakan kegiatan kesekretariatan (ketatausahaan).

 

a.      Sekretaris .

Sekretaris mempunyai fungsi pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian, perencanaan dan keuangan. Sekretaris memimpin Sekretariat yang terdiri dari tiga sub bagian, yaitu sub bagian umum dan kepegawaian, sub bagian keuangan dan sub bagian perencanaan.

Sekretariat mempunyai tugas :

1.        Melaksanakan Urusan Umum Dan Kepegawaian;

2.        Melaksanakan Kegiatan Perencanaan;

3.        Melaksanakan Koordinasi Administrasi Keuangan;

4.        Mengkoordinir Pelaksanaan Kegiatan Dinas;

5.        Memantau, Mengendalikan Dan Mengevaluasi Kinerja Serta Dampak Pelaksanaan Program Dan Kegiatan; Dan

6.        Melaksanakan Tugas Lain Yang Diberikan Oleh kepala Dinas Berkaitan Dengan  Bidang Tugasnya.

 

1)      Sub. Bag. Umum dan Kepegawaian.

(1)    Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan rumah tangga, perlengkapan, perbekalan, ketatausahaan, kearsipan dan kepustakaan serta urusan administrasi kepegawaian.

(2)    Uraian tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan urusan umum dan kepegawaian;

(b)    menyusun  program kerja Sub Bagian;

(c)    menyelenggarakan kegiatan kerumahtanggaan yang meliputi :  mempersiapkan rapat, menerima tamu, pelayanan telepon, kebersihan dan keamanan serta kegiatan lain yang berkaitan dengan urusan  rumah tangga;

(d)   melaksanakan pengelolaan perlengkapan   dan peralatan yang meliputi :

1.       menginventarisasi, mengatur penggunaan, pemeliharaan dan pengurusan barang inventaris;

2.       melaksanakan perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan usul  penghapusan sarana dan prasarana dinas; dan

3.       menyusun laporan pengelolaan barang.

(e)    melaksanakan pengelolaan ketatausahaan yang meliputi :

1.       kegiatan surat menyurat, kearsipan, perpustakaan, penyajian data, dokumentasi dan informasi; dan

2.       melaksanakan administrasi dan menyiapkan sarana perjalanan dinas.

(f)     melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian yang meliputi :

1.       melaksanakan pengelolaan presensi pegawai;

2.       pembuatan Daftar Nominatif Pegawai, file kepegawaian, Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP-3),  Daftar Urut Kepangkatan (DUK), buku – buku penjagaan seperti  Kenaikan pangkat, Kenaikan Gaji Berkala, Pensiun, Kartu Hukuman Disiplin dan lain-lain;

3.       menyiapkan usulan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS, kenaikan pangkat, penempatan dalam jabatan, mutasi,  cuti, bebas tugas /  pensiun, perubahan gaji , hukuman disiplin tingkat ringan;

4.       memproses cuti tahunan, cuti bersalin, cuti hamil, cuti alasan penting, cuti di luar tanggungan negara dan cuti sakit bagi pegawai negeri sipil di Dinas;

5.       menyiapkan bahan pembinaan disiplin  pegawai;

6.       mengusulkan kenaikan Gaji Berkala Kepala Dinas;

7.       memproses penerbitan Surat Pemberitahuan Kenaikan Gaji Berkala PNS di Dinas;

8.       menyiapkan bahan penjatuhan hukuman disiplin bagi PNS di Dinas;

9.  menyiapkan bahan pengusulan kesejahteraan pegawai yang meliputi pemberian tanda jasa, Tabungan Asuransi Pensiun (Taspen), Asuransi Kesehatan (Askes) dan Tabungan Perumahan (Taperum), permintaan Kartu Pegawai (Karpeg), Kartu Istri/Kartu Suami serta hal-hal lain yang berhubungan dengan kesejahteraan kepegawaian;

10.   menyusun dan mengkoordinasikan perencanaan kebutuhan pendidikan dan latihan;

11.   mengusulkan ijin belajar, tugas belajar, pendidikan, latihan dan lain – lain yang  berhubungan dengan peningkatan profesionalisme pegawai;

12.   mengusulkan dan menyelenggarakan kursus-kursus pegawai Dinas;

13.   mengusulkan rencana kebutuhan pegawai;

14.   menyiapkan bahan pembinaan pegawai;

15.   menyiapkan Surat Perintah Dinas; dan

16.   menyiapkan bahan, menyelenggarakan penilaian dan memproses penetapan angka kredit jabatan fungsional tertentu.

(g)    melaksanakan fungsi kehumasan Dinas;

(h)    menyiapkan konsep sambutan Bupati sesuai Bidang tugasnya;

(i)      menyusun laporan pelaksanaan tugas Sub Bagian.

 

2)      Sub. Bag. Perencanaan

(1)    Sub Bagian Perencanaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan perencanaan, pengembangan dan  pelaporan program.

(2)    Uraian Tugas Sub Bagian Perencanaan adalah sebagai berikut :

(a)    menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan lainnya yang berkaitan dengan urusan perencanaan;

(b)   menyusun program kerja Sub Bagian;

(c)    menyusun program kerja Dinas;

(d)   menyiapkan bahan dan memproses Rencana Strategis Dinas;

(e)    menyiapkan bahan dan memproses penyusunan Rencana Kerja Tahunan Dinas;

(f)    menyusun rencana program, monitoring dan evaluasi kegiatan;

(g)   menyusun dan mengkoordinasikan perencanaan kegiatan program;

(h)   menyiapkan bahan dan memproses penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

(i)     menyiapkan data dan informasi di Bidang jasa konstruksi;

(j)      melaksanakan pembinaan di Bidang jasa konstruksi;

(k)    menyusun laporan pelaksanaan tugas Sub Bagian; dan

(l)      menyusun laporan pelaksanaan tugas Dinas.

 

3)      Sub. Bag. Keuangan.

(1)   Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan   koordinasi administrasi keuangan .

(2)   Uraian Tugas Sub Bagian Keuangan adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan urusan keuangan;

(b)    menyusun program kerja Sub Bagian;

(c)    menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta memproses Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA);

(d)   menyelenggarakan verifikasi SPJ dari Kuasa Pengguna Anggaran;

(e)    melaksanakan pembukuan penerimaan dan pengeluaran gaji pegawai;

(f)     membuat laporan pertanggungjawaban keuangan Dinas;

(g)    mengkoordinasikan bendahara pengeluaran dan bendahara pengeluaran pembantu dalam mengelola administrasi keuangan yang meliputi :

1.       memproses Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar Uang (SPMU);

2.       menyelenggarakan pengelolaan Kas Dinas;

3.       melaksanakan verifikasi SPJ dari Kuasa Pengguna Anggaran;

4.       melaksanakan pembuatan daftar gaji dan pembayaran gaji pegawai;

5.       menyusun perencanaan pendapatan dan belanja dinas;

6.       melaksanakan pembukuan penerimaan setoran pendapatan dan menyetor ke Kas Daerah;

7.       melaksanakan perhitungan realisasi anggaran; dan

8.       melaksanakan tugas-tugas lain yang berhubungan dengan Anggaran/Keuangan Dinas;.

(h)    menyusun laporan pelaksanaan tugas Sub Bagian;

b.      Bidang Bina Marga.

Bidang Bina Marga mempunyai fungsi penyelenggaraan pembangunan dan peningkatan jalan, pembangunan dan pemeliharaan jembatan serta pemeliharaan jalan:

(a)    menyelenggarakan pembangunan dan peningkatan jalan;

(b)   menyelenggarakan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(c)    menyelenggarakan pemeliharaan jalan; dan

(d)   melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas berkaitan dengan  Bidang tugasnya.

 

1)      Seksi Pembangunan dan Peningkatan.

(1)          Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan mempunyai tugas menyelenggarakan pelaksanaan dan pengendalian pembangunan serta peningkatan jalan kabupaten/perkotaan

(2)          Uraian Tugas Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan jalan;

(b)    menyusun program kerja Seksi;

(c)    menyusun perencanaan teknis pembangunan dan peningkatan jalan, pemrograman dan penganggaran, serta pelaksanaan konstruksi jalan kabupaten/ jalan kota;

(d)   menyelenggarakan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi jalan serta bangunan pelengkapnya;

(e)    melaksanakan pengendalian teknis pelaksanaan pembangunan dan peningkatan jalan;

(f)     melaksanakan bimbingan teknis pembangunan dan peningkatan jalan;

(g)    melaksanakan inventarisasi pembangunan dan peningkatan jalan beserta bangunan pelengkapnya;

(h)    menyiapkan data dan rencana kebutuhan lahan untuk keperluan pembangunan dan peningkatan jalan;

(i)      melaksanakan penanganan dan pengendalian teknis penanggulangan bencana alam di Bidang kebinamargaan;

(j)      memberikan izin, rekomendasi, dispensasi dan pertimbangan pemanfaatan ruang manfaat jalan, ruang milik jalan dan ruang pengawasan jalan;

(k)    menyusun dokumen teknis pelaksanaan kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan; dan

(l)      menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi.

 

2)      Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan.

(1)          Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan mempunyai tugas menyelenggarakan pelaksanaan dan pengendalian pembangunan serta pemeliharaan jembatan

(2)          Uraian Tugas Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan adalah sebagai berikut :

(a)     mempelajari peraturan perundang-undangan,kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(b)    menyusun program kerja Seksi;

(c)     menyelenggarakan pembangunan dan pemeliharaan jembatan serta bangunan pelengkapnya;

(d)    melaksanakan pengendalian teknis pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(e)     melaksanakan bimbingan teknis pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(f)     melaksanakan inventarisasi pembangunan dan pemeliharaan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;

(g)    menyiapkan data dan rencana kebutuhan lahan untuk keperluan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(h)    menyusun dokumen teknis pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(i)      menyelenggarakan penyusunan leger jembatan; dan

(j)      menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi.

 

3)      Seksi Pemeliharaan Jalan

(1)      Seksi Pemeliharaan Jalan mempunyai tugas menyelenggarakan pelaksanaan pengendalian pemeliharaan jalan.

(2)      Uraian Tugas Seksi Pemeliharaan Jalan adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan,kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(b)   menyusun program kerja Seksi;

(c)    menyelenggarakan pembangunan dan pemeliharaan jembatan serta bangunan pelengkapnya;

(d)   melaksanakan pengendalian teknis pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(e)    melaksanakan bimbingan teknis pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(f)    melaksanakan inventarisasi pembangunan dan pemeliharaan jembatan beserta bangunan pelengkapnya;

(g)   menyiapkan data dan rencana kebutuhan lahan untuk keperluan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(h)   menyusun dokumen teknis pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jembatan;

(i)     menyelenggarakan penyusunan leger jembatan; dan

(j)   menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi..

 

  1. Bidang Cipta Karya.

Bidang Cipta Karya mempunyai fungsi penyelenggaraan gedung dan umum, perumahan dan permukiman, penyehatan lingkungan.

(a)    menyelenggarakan pembangunan gedung dan umum;

(b)    menyelenggarakan perencanaan kegiatan, pembinaan bantuan teknis konstruksi  perumahan dan permukiman;

(c)    menyelenggarakan penyehatan lingkungan; dan

(d)   melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas berkaitan dengan  Bidang tugasnya.

 

1)      Seksi Gedung dan Umum.

(1)    Seksi Gedung dan Umum mempunyai tugas melaksanakan perencanaan kegiatan, bantuan teknis, verifikasi teknis, konsultasi bangunan gedung dan bangunan umum:

(2)    Uraian Tugas Seksi Pemeliharaan Jalan adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan,kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan urusan pembangunan gedung dan umum;

(b)   menyusun program kerja Seksi;

(c)    menyelenggarakan pendataan bangunan gedung;

(d)   menyusun materi aturan bangunan layak fungsi ;

(e)    menyusun Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL);

(f)    menyelenggarakan pembangunan, rehabilitasi dan pemugaran bangunan;

(g)   menyelenggarakan pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang menjadi aset pemerintah;

(h)   melaksanakan pengawasan dan penertiban pembangunan, pemanfaatan, dan rekomendasi pembongkaran bangunan gedung;

(i)     melaksanakan pengawasan dan penertiban pelestarian bangunan gedung dan lingkungan yang dilindungi dan dilestarikan yang berskala lokal;dan

(j)     menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi.

 

2)      Seksi Perumahan dan Permukiman .

(1)    Seksi Perumahan dan Permukiman  mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan, penertiban, pengawasan, pembangunan perumahan dan permukiman

(2)    Uraian Tugas Seksi Pemeliharaan Jalan adalah sebagai berikut :

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan perumahan dan permukiman;

(b)    menyusun program kerja Seksi;

(c)    menyusun pedoman perencanaan teknis yang berkaitan dengan Bidang perumahan dan permukiman;

(d)   menyelenggarakan data base perumahan dan permukiman;

(e)    menyelenggarakan bimbingan bimbingan teknis dalam pembangunan perumahan dan permukiman;

(f)     menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, pengawasan sarana perumahan, perkuburan dan jalan lingkungan; dan

(g)    menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi.

 

3)      Seksi Penyehatan Lingkungan.

(1)    Seksi Penyehatan Lingkungan mempunyai tugas menyelenggarakan melaksanakan pengelolaan, penertiban, pembangunan di Bidang teknik penyehatan lingkungan.

(2)    Uraian Tugas Seksi Penyehatan Lingkungan adalah sebagai berikut :

(a)     mempelajari peraturan perundang-undangan,kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan penyehatan lingkungan;

(b)     menyusun program kerja Seksi;

(c)     menyusun pedoman perencanaan teknis, pelaksanaan dan pengendalian penyehatan lingkungan permukiman;

(d)     menyusun database sarana dan prasarana penyehatan lingkungan;

(e)     melaksanakan inventarisasi kebutuhan dan permasalahan terhadap pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan;

(f)      menyelenggarakan pembangunan penyehatan lingkungan permukiman;

(g)     menyelenggarakan pengawasan dan penertiban pembangunan penyehatan lingkungan permukiman;

(h)     menyelenggarakan bimbingan teknis dalam penyehatan lingkungan;

(i)       menyelenggarakan perencanaan pemeliharaan, pelaksanaan dan pengawasan sarana air bersih, air buangan/limbah dan drainase lingkungan;

(j)       melaksanakan urusan surat menyurat, data, perpustakaan arsip dan dokumentasi Bidang;

(k)     mengelola keuangan Bidang;

(l)       mengelola kepegawaian Bidang;

(m)   mengelola barang inventaris Bidang;

(n)     menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi; dan

(o)     menyusun laporan pelaksanaan tugas Bidang..

 

  1. Bidang Teknis Tata Ruang

Bidang Teknis Tata Ruang mempunyai fungsi penyelenggaraan perencanaan dan pengendalian tata ruang

Bidang Teknis Tata Ruang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Pekerjaan Umum di Bidang Tehnis Tata Ruang fungsi sebagai berikut:

(a)    menyelenggarakan perencanaan tata ruang;

(b)   menyelenggarakan pengendalian tata ruang; dan

(c)    melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas berkaitan dengan  Bidang tugasnya.

 

1)      Seksi Perencanaan Tata Ruang.

(1)      Seksi Perencanaan Tata Ruang mempunyai tugas menyelenggarakan penyusunan rencana teknis tata ruang

(2)      Uraian Tugas Perencanaan Tata Ruang adalah sebagai berikut

(a)mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan-bahan lainnya yang berkaitan dengan perencanaan tata ruang;

(b)    menyusun program kerja Seksi;

(c)menyusun rencana teknis tata ruang kawasan;

(d)   melaksanakan pengaturan perencanaan teknis pembangunan kota dan kawasan di daerah garis sempadan;

(e)memberikan bantuan teknis perencanaan pengembangan tata ruang;

(f) mengembangkan sistem informasi dan komunikasi penataan ruang;

(g)    menyusun  bahan penetapan  kriteria penentuan dan perubahan fungsi ruang kawasan/lahan wilayah dalam rangka penyelenggaraan penataan ruang;

(h)    mengembangkan sistem informasi dan komunikasi penataan ruang; dan

(i)  menyusun laporan pelaksaaan tugas Seksi.

 

2)      Seksi Pengendalian Tata Ruang.

(1)      Seksi Pengendalian Tata Ruang mempunyai tugas menyelenggarakan pengendalian pemanfaatan tata ruang

(2)      Uraian Tugas Pengendalian Tata Ruang adalah sebagai berikut

(a)      mempelajari peraturan perundang-undangan,kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan pengendalian tata ruang;

(b)      menyusun program kerja Seksi;

(c)      melaksanakan pengawasan, pelaksanaan pembangunan di wilayah garis sempadan;

(d)     menyelenggarakan pengendalian pemanfaatan ruang;

(e)      menyusun peraturan zonasi sebagai pedoman pengendalian pemanfaatan ruag;

(f)       melaksanakan pengawasan pemanfaatan ruang;

(g)      melaksanakan perijinan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan RTRWK;

(h)      melaksanakan rekomendasi pembatalan izin pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan RTRWK;

(i)        melaksanakan pengendalian pembangunan sesuai program pemanfaatan ruang;

(j)        melaksanakan pembinaan dan pengawasan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB);

(k)      melaksanakan urusan surat menyurat, data, perpustakaan arsip dan dokumentasi Bidang;

(l)        mengelola keuangan Bidang;

(m)    mengelola kepegawaian Bidang;

(n)      mengelola barang inventaris Bidang;

(o)      menyusun laporan  tugas Seksi; dan

(p)      menyusun laporan pelaksanaan tugas Bidang/

 

  1. Bidang Pengairan.

Bidang Pengairan mempunyai fungsi penyelenggaraan perencanaan dan pembangunan, operasi dan pemeliharaan, bina manfaat.

Bidang Pengairan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Pekerjaan Umum di Bidang Pengairan fungsi sebagai berikut

(a)    menyelenggarakan perencanaan dan pembangunan ;

(b)   menyelenggarakan operasi dan pemeliharaan;

(c)    menyelenggarakan bina manfaat; dan

(d)   melaksanakan tugas lain yang berkaitan dengan  tugasnya.

 

1)      Seksi Perencanaan dan Pengendalian Pengairan.

(1)    Seksi Perencanaan dan Pembangunan mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pembinaan, pengawasan, pengendalian teknis pelaksanaan pembangunan dan  peningkatan serta rehabilitasi jaringan irigasi, sungai, waduk dan pantai.

(2)    Uraian Tugas Seksi Perencanaan dan Pembangunan adalah sebagai berikut

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan perencanaan dan pembangunan pengairan;

(b)   menyusun program kerja Seksi;

(c)    menyusun rencana teknis penyediaan air baku;

(d)   menyusun bahan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;

(e)    menyelenggarakan sistem informasi sumber daya air;

(f)    menyusun perencanaan teknis pembangunan, peningkatan, rehabilitasi jaringan irigasi, drainase, sungai, embung dan pantai;

(g)   melaksanakan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi jaringan irigasi, drainase serta embung;

(h)   menyelenggarakan pembangunan dan peningkatan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi;

(i)     menyelenggarakan sosialisasi pra pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan pekerjaan pengembangan peningkatan rehabilitasi jaringan irigasi, drainase, sungai, embung dan pantai;

(j)     menyusun bahan penetapan dan mengelola kawasan lindung sumber air pada wilayah sungai;

(k)   menyusun bahan penetapan kawasan lindung sumber daya air;

(l)     menyelenggarakan pengawasan teknis dan pelaksanaan pembangunan;

(m) melaksanakan penyediaan lahan untuk keperluan pembangunan, peningkatan jaringan irigasi, drainase, sungai, embung dan pantai serta bangunan pelengkap lainnya;

(n)   melaksanakan urusan surat menyurat, data, perpustakaan arsip dan dokumentasi Bidang;

(o)   mengelola keuangan Bidang;

(p)   mengelola kepegawaian Bidang;

(q)   mengelola barang inventaris Bidang;

(r)     menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi; dan

(s)    menyusun laporan pelaksanaan tugas Bidang.

 

2)      Seksi Operasi dan Pemeliharaan Pengairan.

(1)        Seksi Operasi dan Pemeliharaan mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pembinaan, pengawasan, pengendalian dan pelaksanaan operasi dan pemeliharaan pengairan.

Uraian Tugas Seksi Operasi dan Pemeliharaan adalah sebagai berikut

(a)    mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan operasi dan pemeliharaan pengairan;

(b)   menyusun program kerja Seksi;

(c)    melaksanakan penanganan pengendalian teknis penanggulangan bencana alam;

(d)   melaksanakan pengamanan jaringan irigasi dan drainase beserta bangunan pelengkapnya;

(e)    melaksanakan pengamanan kelestarian tanah-tanah pengairan, jaringan irigasi dan sarana jaringan, waduk dan sungai;

(f)    menyelenggarakan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi;

(g)    menyelenggarakan operasi dan pemeliharaan pada sungai, danau, waduk dan pantai;

(h)   melaksanakan pengawasan teknis jaringan irigasi;

(i)     menginventarisasi bangunan dan lahan irigasi;

(j)     mengumpulkan data hidrologi (debit dan curah hujan);

(k)   menyusun rencana tata tanam tahunan;

(l)     melaksanakan penyediaan dan pembagian air;

(m) melaksanakan pemantauan dan evaluasi pembagian air;

(n)   melaksanakan pemantauan kualitas air irigasi;

(o)   melaksanakan survey kondisi jaringan irigasi dan bangunan lainnya;

(p)   menghitung Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP);

(q)   melaksanakan pemeliharaan rutin, berkala dan darurat; dan

(r)     menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi

 

3)      Seksi Bina Manfaat.

(1)         Seksi Bina Manfaat mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pembinaan, pengawasan, pengendalian  pelaksanaan pengembangan dan peningkatan pemanfaatan pengairan.

(2)        Uraian Tugas Seksi Operasi dan Pemeliharaan adalah sebagai berikut

(a)          mempelajari peraturan perundang-undangan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan lainnya yang berkaitan dengan urusan pemanfaatan pengairan;

(b)         menyusun program kerja Seksi;

(c)          melaksanakan pembinaan teknis terhadap GP3A/P3A/P4A, pemanfaatan air, jaringan irigasi dan bangunan pelengkap lainnya;

(d)         mengawasi pemanfaatan air di tingkat jaringan tersier;

(e)          menyelenggarakan sosialisasi pelaksanaan tata tanam tahunan;

(f)          melaksanakan monitoring keadaan dan luas tanam;

(g)         megumpulkan data hasil produksi;

(h)         melaksanakan monitoring, evaluasi kinerja GP3A/P3A/P4A;

(i)           memproses rekomendasi penambangan bahan galian golongan C serta melaksanakan pengawasan teknis penambangan golongan C pada alur sungai;

(j)           memproses rekomendasi perijinan penggunaan air irigasi, air permukaan dan sumber air dan bangunan pada jaringan irigasi dan tanah pengairan;

(k)         menyelenggarakan penelitian pemanfaatan air irigasi tiap jenis tanah; dan

(l)           menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi

 

  1. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

Tugas dan fungsi Unit Pelaksana Teknis Dinas diatur tersendiri berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Dinas Pekerjaan Umum mempunyai 2 (dua) UPTD yaitu :

1.                UPTD Laboratorium Konstruksi

a)            Jabatan Fungsional Umum UPTD Laboratorium Konstruksi mempunyai tugas menyelenggarakan dan melaksanakan kegiatan pengelolaan laboratorium konstruksi

b)            Uraian Tugas Fungsional Umum UPTD Laboratorium Konstruksi adalah sebagai berikut :

1)      menyusun program kerja UPTD;

2)      menyelenggarakan kegiatan kerumahtanggaan yang
meliputi :

(a)    mempersiapkan rapat;

(b)   menerima tamu;

(c)    pelayanan telepon;

(d)   kebersihan;

(e)    keamanan; dan

(f)    kegiatan lain yang berkaitan dengan urusan  rumah tangga.

3)      melaksanakan  pengelolaan  urusan perlengkapan yang meliputi :

(a)      menginventarisasi, mengatur penggunaan, pemeliharaan dan pengurusan barang inventaris;

(b)      melaksanakan pengawasan penggunaan peralatan laboratorium konstruksi;

(c)      melaksanakan perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan usul  penghapusan sarana dan prasarana dinas; dan

(d)      menyusun laporan pengelolaan barang.

4)      melaksanakan pengelolaan ketatausahaan yang meliputi :

(a)      melaksanakan kegiatan surat menyurat, kearsipan, ekspedisi, kepustakaan, dokumentasi dan informasi; dan

(b)      melaksanakan administrasi dan menyiapkan sarana perjalanan dinas.

5)      melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan yang meliputi :

(a)  menyusun rencana pendapatan dan belanja; dan

(b)  melaksanakan administrasi dan laporan keuangan.

6)      melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian yang meliputi:

(a)      melaksanakan pengelolaan presensi pegawai;

(b)      menyiapkan bahan pembinaan disiplin  pegawai, ;

(c)      mengusulkan kursus, tugas belajar, pendidikan dan lain-lain yang berhubungan dengan peningkatan profesionalisme pegawai;

(d)      mengusulkan rencana kebutuhan pegawai;

(e)      mengusulkan kenaikan gaji berkala PNS UPTD; dan

(f)       menyiapkan bahan pengusulan  penetapan angka kredit jabatan fungsional tertentu.

7)      mempelajari peraturan perundang-undangan, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan lain yang berkaitan dengan laboratorium konstruksi;

8)      melaksanakan kegiatan informasi mengenai peralatan laboratorium bahan bangunan dan kualitas bangunan;

9)      melaksanakan kegiatan pelayanan pengujian bahan bangunan yang meliputi :

(a)      tanah;

(b)      air;

(c)      batuan;

(d)      beton;

(e)      aspal;

(f)       kayu; dan

(g)      bahan bangunan lainnya.

10)  melaksanakan kegiatan pengujian kualitas bangunan; dan

11)  menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas UPTD.

2.                UPTD Kebersihan dan Pertamanan.

1)      Jabatan Fungsional Umum UPTD Kebersihan dan Pertamanan mempunyai tugas menyelenggarakan dan melaksanakan kegiatan kegiatan pengelolaan kebersihan dan pertamanan

2)      Uraian Tugas Fungsional Umum UPTD Laboratorium Konstruksi adalah sebagai berikut

a)       menyusun program kerja UPTD;

b)      menyelenggarakan kegiatan kerumahtanggaan yang meliputi :

1.    mempersiapkan rapat;

2.    menerima tamu;

3.    pelayanan telepon;

4.    kebersihan;

5.    keamanan; dan

6.    kegiatan lain yang berkaitan dengan urusan  rumah tangga.

c)       melaksanakan  pengelolaan  urusan perlengkapan yang
meliputi :

1.    menginventarisasi, mengatur penggunaan, pemeliharaan dan pengurusan barang inventaris;

2.    melaksanakan perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan usul  penghapusan sarana dan prasarana dinas; dan

3.    menyusun laporan pengelolaan barang.

d)      melaksanakan pengelolaan ketatausahaan yang meliputi :

1.    melaksanakan kegiatan surat menyurat, kearsipan, ekspedisi, kepustakaan, dokumentasi dan informasi; dan

2.    melaksanakan administrasi dan menyiapkan sarana perjalanan dinas.

e)       melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan yang meliputi :

1.    menyusun rencana pendapatan dan belanja; dan

2.    melaksanakan administrasi dan laporan keuangan.

f)       melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian yang meliputi:

1.    melaksanakan pengelolaan presensi pegawai;

2.    menyiapkan bahan pembinaan disiplin  pegawai;

3.    mengusulkan kursus, tugas belajar, pendidikan dan lain-lain yang berhubungan dengan peningkatan profesionalisme pegawai;

4.    mengusulkan kenaikan gaji berkala PNS UPTD;

5.    mengusulkan rencana kebutuhan pegawai; dan

6.    menyiapkan bahan pengusulan penetapan angka kredit jabatan fungsional tertentu.

g)      membuat rencana kegiatan kebersihan kota;

h)      melaksanakan pengangkutan  sampah dari Depo ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA);

i)        mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS), bin-bin, continer-  ke TPA;

j)        melaksanakan pelayanan, penyedotan limbah tinja;

k)      melaksanakan pengolahan sampah di TPA;

l)        melaksanakan pengelolaan persampahan;

m)    melaksanakan pengawasan persampahan;

n)      melaksanakan pemantauan kebersihan dan taman kota;

o)      melaksanakan pemeliharaan  taman;

p)      melaksanakan pemeliharaan dan pembangunan bangunan elemen kebersihan dan taman;

q)      melaksanakan pemeliharaan bangunan umum/ tugu, monumen, gapura dan batas kota, papan nama dan slogan taman; dan

r)        menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas UPTD

 

sumber :

http://dpu.kulonprogokab.go.id/pages-10-organisasi.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s