CONTOH PROPOSAL PEMBIAYAAN PENGADAAN MESIN CETAK

STRUKTUR ORGANISASI

Struktur organisasi TRI IN ONE Printing & Publishing adalah sebagai berikut:
Direktur (Owner) : Triono
Manager : Lanto
Adm. & Keuangan : Restu Wardani
Art Manager : M. Dedy Aji
Produksi : Bp. Purwanto
Finishing : Komar
Umum/Logistik : Ihsan Nurmashitoh

PROGRAM KERJA

Rencana program kerja untuk 5 (lima) tahun pertama yakni tahun 2008-2012 adalah sebagai berikut:
NO PROGRAM KERJA 2008 2009 2010 2011 2012
01 Sewa bangunan x x x x x
02 Beli Mesin Potong x
03 Beli Mesin Oliver 58 x
04 Beli Tanah x
05 Buat Bangunan x
06 Expansi Cabang Pemasaran x x x x x
07 Expansi pelanggan x x x x x

TUJUAN PENGAJUAN
PROPOSAL PEMBIAYAAN

Tujuan pengajuan proposal pembiayaan adalah untuk merealisaikan program kerja yakni untuk membeli peralatan mesin potong dan mesin cetak.

Adapun jumlah dana yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah), dengan alokasi dana sebagai berikut:
1. Mesin cetak Oliver 258 Rp. 150.000.000,-
2. Mesin Exposs Rp. 45.000.000,-
3. Biaya angkut Rp. 2.500.000,-
4. Biaya setting Rp. 7.500.000,-
5. Biaya instalasi listrik Rp. 17.500.000,-
6. Biaya pra operasional Rp. 5.000.000,-
Rp. 200.000.000,-

RENCANA PENGEMBALIAN
PEMBIAYAAN

Rencana pengembalian pembiayaan adalah dengan sistem angsuran, yakni Rp. 5.000.000,- setiap bulan dalam jangka waktu 60 bulan (5 tahun). Sehingga total pengembalian adalah:
Total = Rp. 5.000.000,- x 60 bulan = Rp. 300.000.000,- (tiga ratus dua puluh lima juta rupiah)
JAMINAN PEMBIAYAAN

Untuk mempekuat jalinan kepercayaan dalam pembiayaan diperlukan jaminan. Adapun jaminan yang dapat diberikan antara lain:
1. Komitmen dan kinerja perusahaan
2. Asset perusahaan
3. Mesin oliver 58 dan kelengkapannya.
Sebagai catatan dalam situasi normal, mesin cetak dengan prinsip mekanik mempunyai nilai depresiasi yang rendah setiap tahunnya. Serendah-rendahnya 20% dalam jangka waktu 5 tahun.

LAPORAN KEUANGAN

1. Laporan R/L 31 per Juli 2009

NO KETERANGAN JUMLAH
1.
2. Omset
Harga PokokProduksi*) Rp. 48.028.500,-
Rp. 33.690.050,-
1.
2.
3 Pendapatan Kotor
Biaya operasional
Zakat (5%) Rp. 15.560.450,-
Rp. 5.520.350,-
Rp. 251.003,-
4 Laba Bersih Setelah Zakat Rp. 9.789.098,-
*) – Harga pokok produksi adalah modal/biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi.
– Berhubung belum punya mesin untuk cetak sparasi,maka setiap order sparasi dikerjakan oleh rekanan
dengan membayar jasa cetak. Untuk bulan Mei 2008 total jasa cetak sparasi
sebesar Rp. 11.024.250,-

2. Laporan Neraca per 31 Juli 2009

AKTIVA PASIVA
AKTIVA KEWAJIBAN
Kas 7,500,000 Hutang Usaha 15,500,000
Bank BCA 150,000 Hutang Elektronik 0
Bank Muamalat 500,000 Hutang Kendaraan 3,465,000
Bank BTN Syariah 2,100,000
Uang Muka 0 MODAL 72,954,527
Piutang Usaha 74,300,000 LABA/RUGI BLN BERJALAN 9,789,098
Persediaan 250,000 LABA/RUGI BLN LALU 16,378,325
Sewa dibayar dimuka 4,700,000
Akumulasi sewa (2,875,000)
1,825,000
Peralatan Kantor 44,948,500
Ak. Depr. Peral (12,441,550)
32,506,950
Perlengkapan Kantor 100,000
Kendaraan 25,530,000
Ak.depr. kendaraan (16,425,000)
9,105,000
TOTAL AKTIVA 118,086,950 TOTAL PASIVA 118,086,950

ASUMSI DENGAN PENAMBAHAN MESIN SPARASI
(OLIVER 58)

Asumsi dengan adanya penambahan mesin cetak sparasi (oliver 58), yang utama adalah adanya peningkatan omset produksi hingga minimal 50%-100% atau menjadi Rp 75.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,- per bulan pada tahun pertama.

Untuk jasa cetak sparasi bisa mencapai 100% yakni dari Rp. 11.000.000,- menjadi Rp. 22.000.000,-dengan asumsi sebagai berikut:

Keterangan Qty Harga*) 1 hari 26 hari
Pendapatan jasa cetak sparasi 2 set 240,000 480,000 12,480,000
4 set 240,000 960,000 24,960,000

Biaya produksi (Tinta, plate,listrik, dll) 0.35% 84,000 84,000 2,184,000
Biaya tenaga kerja (t.cetak + kernet) 2 set 85,000 85,000 2,210,000
169,000 169,000 4,394,000

Saldo (setelah dikurangi biaya) 2 set 240,000 311,000 8,086,000
4 set 240,000 791,000 20,566,000

Catatan:
– Harga adalah harga per set per 1000 lbr dengan 1 muka, over print (kelebihan cetak) dikenakan biaya Rp 60,- per lembar.
– Dalam sehari, waktu jam kerja efektif adalah 8 jam, dikurangi dengan 1 jam untuk istirahat. Selebihnya dihitung lembur dengan tarif 2 jam pertama Rp 7.000 per jam/orang; 2 jam seterusnya Rp 8.000,- per jam per orang.
– Dalam satu bulan waktu jam kerja efektif adalah 26 hari (untuk kalender hingga tgl 31, tanpa hari libur nasional)

Dari asumsi yang ada, jika rata-rata 1 hari dapat mengerjakan minimal 2 set, maka dalam satu bulan saldo pendapatan dari mesin sebesar Rp. 8.086.000,-
Bila dalam sehari bisa mengerjakan 2 set, maka dalam satu bulan saldo pendapatan dari mesin sebesar Rp 20.566.000,-

Dengan demikian, dari penghasilan mesin diharapkan sudah bisa membayar angsuran sesesar Rp 5.000.000,- per bulan selama 5 tahun (60 bulan).

SUMBER : http://tric4kep.blogspot.com/2010/03/proposal-pembiayaan_27.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s