wawasan nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara itu  apa sih?

Menurut saya Wawasan Nusantara itu sendiri adalah cara pandang dan sikap kita terhadap bangsa Indonesia dan lingkungannya, dengan menjunjung tinggi nilai – nilai persatuan dan kesatuan wilayah di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam UUD 1945 pun wawasan nusantara pun memiliki hakekat tersendiri, yaitu keutuhan Nusantara.

Wawasan Nusantara di Indonesia  sendiri sebenarnya terdiri dari deretan pulau-pulau yang memiliki keanekaragaman adat dan istiadat, perbedaan suku dan penganut agama, serta keberagaman bahasa. Lalu sekarang apa sih yang menjadi permasalahan mengenai Wawasan Nusantara sendiri?

Dulu Indonesia adalah negara kerajaan yang terpisah dengan latar belakang yang terdiri dari keberagaman pemeluk agama yang berbeda, seperti Kerajaan Hindu, Kerajaan Budha, maupun Kerajaan Islam. Lalu timbulah Momentum kebangsaan untuk menyatukan nusantara yaitu dengan Sumpah Pati Gajah Mada yang dikenal dengan Sumpah Palapa. Hingga Indonesia masuk ke area Kolonisme yang dimulai dari Portugis pada tahun 1511 – 1574, lalu Spanyol pada periode 1521 – 1646, dan Belanda dengan masa Kolonisme paling lama pada periode 1595 – 1942.

Kemudian tahun 1908 sekelompok pemuda mulai berjuang melawan penjajah hingga sampai tahun 1928 munculah ide untuk bersatu yaitu dengan melahirkan Sumpah Pemuda. Atas semangat persatuan dan kesatuan tanpa memandang kelompok mayoritas dan minoritas maka lahirlah Undang – undang Dasar 1945. Ir Soekarno berpandangan “ Indonesia bukanlah milik kelompok tertentu, bukan milik Kristen, Islam, Suku Jawa, Sumatra, apalagi milik individu, tetapi Indonesia adalah milik seluruh warga negara Indonesia. Tetapi mengapa hingga saat ini masih saja banyak terjadi penindasan antara golongan yang kuat terhadap golongan yang lemah, padahal UUD 1945 adalah keluar yang mengayomi kepastian hukum masyarakat Indonesia yang beragam.

Didalam UUD 1945 mempersamakan kedudukan dan derajat setiap warga negara dimata hukum, seperti halnya didalam agama Islam yang memiliki kewajiban untuk memandang sama kelompok dan tidak memaksakan kehendak orang lain. Tetapi mengapa sampai saat ini masih banyak terdengar istilah “ yang berduit lah yang bisa membeli hukum”, apakah artinya bahwa masyarakat Indonesia itu sendiri belum memiliki jiwa Nasionalisme yang tinggi?.

Selain itu masih sering terjadi pengakuan budaya kita oleh negara tetangga, lalu apakah yang perlu kita pertanyakan? Apakah sitem pertahanan dan keamanan negara kita yang lemah, atau memang masyarakatnya sendiri yang sudah tidak lagi menghiraukan kebudayaan nya sendiri, hingga disaat kebudayaan kita diklaim oleh negara tetangga, kita baru sadar, lalu kita kemana saja? Sampai kebudayaan negeri kita sudah di klaim oleh negara tetangga. Kalau sudah begini, siapa yang harus disalahkan dan di pertanyakan.

 

 

 

Fungsi Wawasan Nusantara

1. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.

2. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.

3. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.

4. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga

 

            Untuk itu perlunya kita pelajari wawasan nusantara di negara kita sendiri agar kita tidak buta akan budaya – budaya yang kita miliki agar kelak dimasa yang akan datang negara kita menjadi damai. Karena di dalam wawasan nusantara sendiri telah memiliki beberapa fungsi serta di dalam ketahanan dan pertahanan negara pun memiliki batas batas negara baik di darat, dilaut serta diudara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s